Dietil selenida

Basis Pengetahuan Terbuka Wikipedia Indonesia
Dietil selenida
3D model of Diethyl selenide
Model kerangka dietil selenida
Nama
Nama IUPAC (preferensi)
(Etilselanil)metana
Nama lain
Etil selenida
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChemSpider
Nomor EC
Nomor RTECS {{{value}}}
Nomor UN 2630
  • InChI=1S/C4H10Se/c1-3-5-4-2/h3-4H2,1-2H3
    Key: ALCDAWARCQFJBA-UHFFFAOYSA-N
  • CC[Se]CC
Sifat
C4H10Se
Massa molar 137,09 g/mol
Penampilan Cairan nirwarna
Densitas 1,232 g/mL
Titik lebur −87 °C (−125 °F; 186 K)
Titik didih 108 °C (226 °F; 381 K)
Bahaya
Bahaya utama Mudah terbakar, beracun
Piktogram GHS GHS02: Mudah terbakarGHS06: BeracunGHS05: KorosifGHS09: Bahaya LingkunganGHS08: Bahaya Kesehatan
Keterangan bahaya GHS {{{value}}}
H225, H301, H331, H373, H410
P210, P233, P240, P241, P242, P243, P260, P261, P264, P270, P271, P273, P280, P301+P310, P303+P361+P353, P304+P340, P311, P314, P321, P330, P370+P378, P391, P403+P233, P403+P235, P405, P501
Titik nyala 22 °C (72 °F; 295 K)
Tak tersedia
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
Referensi

Dietil selenida adalah sebuah senyawa organoselenium dengan rumus kimia C4H10Se. Pertama kali dilaporkan pada tahun 1836, senyawa ini merupakan senyawa organoselenium pertama yang ditemukan.[1][2] Senyawa ini merupakan analog selenium dari dietil eter. Senyawa ini memiliki bau yang kuat dan tidak sedap.

Keterjadian

[sunting | sunting sumber]

Dietil selenida telah terdeteksi dalam bahan bakar hayati yang diproduksi dari kulit pisang raja.[3] Senyawa ini juga merupakan polutan udara minor di beberapa daerah.

Pembuatan

[sunting | sunting sumber]

Senyawa ini dapat dibuat melalui reaksi substitusi yang mirip dengan sintesis eter Williamson: reaksi suatu selenida logam, seperti natrium selenida, dengan dua ekuivalen etil iodida atau reagen serupa untuk memasok gugus etil:


Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ Mukherjee, Anna J.; Zade, Sanjio S.; Singh, Harkesh B.; Sunoj, Raghavan B. (2010). "Organoselenium Chemistry: Role of Intramolecular Interactions". Chemical Reviews. 110 (7): 4357–4416. doi:10.1021/cr900352j. PMID 20384363.
  2. ^ Löwig, C. J. (1836). "Ueber schwefelwasserstoff—und selenwasserstoffäther" [Tentang hidrogen sulfida dan eter selenium hidrogen]. Annalen der Physik. 37 (3): 550–553. Bibcode:1836AnP...113..550L. doi:10.1002/andp.18361130315.
  3. ^ Efeovbokhan, Vincent E.; Akinneye, Damilola; Ayeni, Augustine O.; Omoleye, James A.; Bolade, Oladotun; Oni, Babalola A. (2020). "Experimental dataset investigating the effect of temperature in the presence or absence of catalysts on the pyrolysis of plantain and yam peels for bio-oil production". Data in Brief. 31. Elsevier: 105804. Bibcode:2020DIB....3105804E. doi:10.1016/j.dib.2020.105804. PMC 7300137. PMID 32577450.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Pemerintah Kota
Samarinda
Kontak
© 2026 Pemerintah Kota SamarindaAll Rights Reserved
Dikembangkan olehEnter(Wind)