Studi biblika
| Bagian dari seri |
| Alkitab |
|---|
|
Kanon Alkitab dan kitab-kitabnya |
|
Tanakh (Taurat · Nevi'im · Ketuvim) Kanon Alkitab Kristen · Alkitab Ibrani Perjanjian Lama (PL) · Perjanjian Baru (PB) Deuterokanonika · Antilegomena Bab dan ayat dalam Alkitab Apokrifa: (Yahudi · PL · PB) |
| Perkembangan dan Penulisan |
|
Terjemahan dan Naskah |
|
Taurat Samaria Gulungan Laut Mati Teks Masorah Targum · Pesyita Septuaginta · Vulgata Alkitab Goth · Vetus Latina Alkitab Luther · Alkitab Inggris · Alkitab Indonesia |
| Studi |
|
Kode Alkitab Novum Testamentum Graece Hipotesis dokumen Kategori PB Konsistensi internal Arkeologi · Artefak |
| Tafsir |
| Hermeneutika · Pesyer · Midras · Pardes · Penafsiran alegori Alkitab · Literalisme · Nubuat · Homoseksualitas · Pemerkosaan |
| Daftar dan Garis besar topik |
| Artefak · Nama · Tokoh |
Studi biblika atau Pendalaman Alkitab adalah penerapan akademis dari serangkaian disiplin ilmu yang beragam untuk mempelajari Alkitab, dengan Alkitab mengacu pada kitab-kitab Alkitab Ibrani kanonik dalam penggunaan umum Yahudi dan Alkitab Kristen termasuk Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru kanonik, masing-masing.[1] Untuk teori dan metodenya, bidang ini merujuk pada disiplin ilmu mulai dari sejarah kuno, kritik historis, filologi, teologi, kritik teks, kritik sastra, latar belakang historis, mitologi, dan perbandingan agama.
Banyak universitas dan kolese religius dan sekuler menyediakan mata kuliah studi biblika, biasanya di departemen studi agama, teologi, studi Yahudi, sejarah, atau sastra bandingan. Para sarjana biblika belum tentu memiliki komitmen iman pada teks yang mereka pelajari, tetapi banyak yang memiliki komitmen tersebut.
Definisi
[sunting | sunting sumber]Oxford Handbook of Biblical Studies mendefinisikan bidang ini sebagai sekumpulan berbagai disiplin ilmu, dan dalam beberapa kasus merupakan disiplin ilmu yang independen, untuk mempelajari kumpulan teks kuno yang secara umum dikenal sebagai Alkitab.[1] Disiplin ilmu ini mencakup, tetapi tidak terbatas pada, kritik sejarah, arkeologi, hermeneutika, kritik tekstual, antropologi budaya, sejarah, sejarah interpretasi, sosiologi, teologi, dan patristik.
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ^ Introduction to Biblical Studies, Second Edition by Steve Moyise (Oct 27, 2004) ISBN 0567083977 pages 11–12