Disdikbud Samarinda Dukung Penuh Pelestarian Sandiwara Mamanda, Siapkan Lomba Antar Sekolah di 2026

Kabar PemerintahanSelasa, 22 Juli 2025Administrator PPID
Disdikbud Samarinda Dukung Penuh Pelestarian Sandiwara Mamanda, Siapkan Lomba Antar Sekolah di 2026

SAMARINDA, KOMINFONEWS — Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan mengembangkan seni budaya lokal, salah satunya melalui Workshop Sandiwara Mamanda (Sandima) yang digelar dalam rangkaian Samarinda Culture Festival. Kegiatan berlangsung Selasa (22/07/2025) di Rumah Adat Kota Samarinda, Jalan Kadri Oening.

Workshop ini dihadiri oleh Kabid Kebudayaan Disdikbud Samarinda, Dr. Barlin Hady Kesuma, S.Pd, M.Ed, yang hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Asli Nuryadin. Selain itu, hadir pula para pejabat Disdikbud, kepala sekolah, guru, dan para pegiat seni dari berbagai penjuru kota Samarinda.

Dalam sambutannya, Dr. Barlin menegaskan bahwa pelestarian budaya merupakan tugas pemerintah yang bersifat strategis dan berkelanjutan. “Negeri ini harus memastikan budaya lokal menjadi tuan rumah di tanahnya sendiri. Sandima adalah bagian dari warisan budaya khas Samarinda yang harus kita jaga, lestarikan, dan kembangkan,” tegasnya.

Workshop yang digelar kali ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Dr. Elansyah Jamhari, S.Pd, MA — Ketua Forum Aktualisasi Seni Tradisional Kaltim, serta Abdillah Syafei — Budayawan sekaligus Sekjen Bala Pertahanan Adat Asli Kalimantan.

Sebanyak 30 peserta workshop yang terdiri dari guru dan kepala sekolah didaulat menjadi volunteer atau relawan yang akan menjadi sutradara untuk membentuk kelompok Sandima di sekolah masing-masing.

“Disdikbud akan memberikan fasilitasi penuh, baik dalam hal regulasi maupun dukungan teknis, untuk mengembangkan Sandima di sekolah-sekolah. Ini bukan sekadar pertunjukan, melainkan proses edukasi dan pelestarian nilai-nilai lokal,” lanjut Dr. Barlin.

Sebagai bentuk tindak lanjut konkret, Disdikbud akan menyelenggarakan Lomba Sandima antar sekolah di Samarinda dan Kalimantan Timur pada tahun 2026 mendatang. “Ini akan menjadi panggung kehormatan bagi generasi muda untuk menunjukkan kecintaan mereka terhadap budaya sendiri,” pungkasnya.

Melalui program ini, Pemerintah Kota Samarinda berharap Sandima tidak hanya hidup dalam kenangan masa lalu, tetapi terus menghidupkan semangat budaya di tengah generasi masa depan. (ASYA/KMF/SMR)

Sumber Informasi
ppid.samarindakota.go.id
Buka Sumber Asli