Balen, Bojonegoro

Basis Pengetahuan Terbuka Wikipedia Indonesia
Balen
Kantor Kecamatan Balen (2019)
Kantor Kecamatan Balen (2019)
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenBojonegoro
Pemerintahan
 • CamatBiyanto, SE., M.AP.
Populasi
 (2024)
 • Total68.904 jiwa
Kode pos
62182
Kode Kemendagri35.22.13 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3522130 Suntingan nilai di Wikidata
Luas60,52 km²
Desa/kelurahan23
Peta
PetaKoordinat: 7°12′1″S 111°57′48″E / 7.20028°S 111.96333°E / -7.20028; 111.96333

Balen adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Bojonegoro. Pusat kecamatan ini berada di Desa Balenrejo yang terdapat persimpangan strategis bernama perempatan Balen.[1] Dari barat ke timur dilintasi jalan nasional yang menghubungkan ibu kota kabupaten di sebelah barat dengan wilayah Bojonegoro bagian timur seperti Sumberrejo dan Baureno.[2] Sedangkan ke arah selatan terdapat jalur menuju Sugihwaras.[3] Bagian utara Balen berbatasan dengan Kabupaten Tuban tetapi dipisahkan oleh Bengawan Solo. Balen merupakan kecamatan yang subur dengan sebagian besar wilayahnya merupakan areal persawahan.[4] Dari segi kebudayaan, Balen dikenal sebagai asal-usul musik khas bernama "oklik".[5] Selain itu, Balen juga menjadi sentra kerajinan pelepah pisang (debog) yang dijadikan tali tambang atau produk lainnya.[6][7]

Peta kecamatan di Bojonegoro

Balen adalah kecamatan yang terletak sekitar 12 km di timur ibu kota Kabupaten Bojonegoro. Geografinya berupa dataran rendah yang didominasi areal persawahan. Balen bagian utara berbatasan dengan Sungai Bengawan Solo, sedangnkan bagian barat di perbatasan dengan Kecamatan Kapas dibatasi oleh Sungai Pacal.

Batas wilayah Kecamatan Balen adalah sebagai berikut:[4]

Utara Kabupaten Tuban (Kecamatan Soko) dan Bengawan Solo
Timur Kecamatan Sumberrejo
Selatan Kecamatan Sukosewu
Barat Kecamatan Kapas

Daftar desa dan dusun

[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Balen terdiri dari 23 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:

No. Nama Desa Nama Dusun atau Dukuh Ref
1 Balenrejo Balen, Balun [4]
2 Bulaklo Bulaklo, Sambikerep [4]
3 Bulu Bulu Banaran, Bangle, Ngantulan [4]
4 Kabunan Kabunan, Banjartal [4]
5 Kedungbondo Besuki, Gampeng, Kedung, Kedung Etan, Ngetuk, Penceng [4]
6 Kedungdowo Kedungdowo, Kuniran, Tlumbung [4]
7 Kemamang Kemamang, Jetis, Karanglo [4]
8 Kenep Kenep, Kepoh, Kunci [4]
9 Lengkong Lengkong, Blakru, Domblak [4]
10 Margomulyo Gendengrejo, Lemahbang, Lemahbang Cepit, Medayun [4]
11 Mayangkawis Mayangkawis, Bubuk, Bungkal [4]
12 Mulyoagung Kromong, Pencol, Sawit, Tloko [4]
13 Mulyorejo Pelem, Taraban [4]
14 Ngadiluhur Barek, Jati, Susu'an [4]
15 Penganten Penganten, Jati Cilik, Mampil, Sawal [4]
16 Pilanggede Kaligede, Pilangsari, Templek [4]
17 Pohbogo Bogo, Kunci, Pohkendi, Pohmulyo [4]
18 Prambatan Prambatan, Mundu [4]
19 Sarisejo Bebet, Karangwaru [4]
20 Sekaran Sekaran, Jambon, Sambungrejo, Sanggrahan, Tambakrejo [4]
21 Sidobandung Dureg, Grabagan, Karangturi, Mekarah [4]
22 Sobontoro Sobontoro Barat, Sobontoro Timur, Bahoro, Sentul [4]
23 Suwaloh Suwaloh, Bujel [4]

Tempat terkenal

[sunting | sunting sumber]
Pengrajin pelepah pisang di Desa Balenrejo
  • Perempatan Balen
  • Pasar Bungkal
  • Embung Sidobandung
  • Taman Pinggir Gawan (TPG)
  • Kolam renang Tirta Sembada
  • Puskesmas Balen
  • Sentra kerajinan pelepah pisang (debog)

Kebudayaan

[sunting | sunting sumber]
Pertunjukkan Oklik

Oklik adalah alat musik dari bambu yang merupakan kesenian khas dari Kecamatan Balen terutama dari Desa Sobontoro dan sekitarnya. Oklik mirip dengan kentungan dan umumnya dimainkan sebagai tradisi membangunkan sahur di Bulan Ramadan. Konon, pada awalnya kesenian ini muncul sebagai ritual untuk mengatasi "pagebluk" atau wabah mematikan di wilayah tersebut. Namun sekarang tradisi ini turun temurun telah dilestarikan sebagai kesenian yang menarik dan bahkan banyak dijadikan kompetisi atau festival. Oklik sejak tahun 2022 resmi mendapatkan status sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Bojonegoro.[5][8]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ "Macet di Perempatan Balen Bojonegoro Sering Terjadi Karena Ini, Polsek Siapkan Solusinya". MEDIA CAHAYA BARU. 2026-03-08.
  2. ^ Sasmito Anggoro (2025-04-01). "Arus Lalu Lintas Lebaran Ke-2 Meningkat, Jalan Nasional Balen Bojonegoro Terjadi Penumpukkan Kendaraan". SUARA BOJONEGORO.
  3. ^ Syafik (2020-02-15). "Jalan Poros Balen-Sugihwaras Dikeluhkan Warga". DAMARINFO.com.
  4. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y Kabupaten Bojonegoro Dalam Angka 2025. BPS Kabupaten Bojonegoro. 2025-02-28.
  5. ^ a b Ainur Rofiq (2024-03-17). "Festival Musik Oklik, Tradisi Ramadan yang Lestari di Bojonegoro". DETIK JATIM.
  6. ^ "Tingkatkan Keterampilan, 25 Perajin Pelepah Pisang Ikuti Pelatihan". bojonegorokab.go.id - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. 2020-07-22.
  7. ^ Yogi Abdul Gofur (2020-05-28). "Debog BTC: Mengubah Pelepah Pisang jadi Barang Bernilai Jual". JURNABA.co.
  8. ^ Afifah (2022-10-13). "Launching HKI OKlik Bojonegoro Meriah, Bupati Anna: Terus Kenalkan ke Generasi Muda". bojonegorokab.go.id - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Pemerintah Kota
Samarinda
Kontak
© 2026 Pemerintah Kota SamarindaAll Rights Reserved
Dikembangkan olehEnter(Wind)