Kasiman, Bojonegoro
Kasiman | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Bojonegoro | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Beny Subiakto, S.STP., MM. | ||||
| Populasi (2024) | |||||
| • Total | 32.395 jiwa | ||||
| Kode pos | 62164 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.22.20 | ||||
| Kode BPS | 3522240 | ||||
| Luas | 51,80 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 10 | ||||
| |||||
Kasiman adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Bojonegoro yang terletak di barat dan berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah, tepatnya di Kabupaten Blora. Kasiman memiliki lokasi yang strategis, berada di utara Padangan dan dipisahkan oleh Sungai Bengawan Solo, serta di berada di timur Cepu. Sekitar tahun 2000-an, Kecamatan Kasiman bagian utara dimekarkan menjadi kecamatan baru bernama Kedewan.[1]
Nama kecamatan ini diambil dari salah satu desa yaitu Desa Kasiman, tetapi pusat pemerintahan dan ekonomi kecamatan berada di Desa Batokan. Desa Batokan dikenal sebagai salah satu sentra kayu jati di Bojonegoro dengan adanya pusat kerajinan kayu jati dengan produk seperti furnitur hingga perabotan. Tidak hanya itu, di Batokan juga terdapat Pusat Penelitian dan Pengembangan atau Puslitbang Perhutani (juga dikenal sebagai Pusbanghut) yang mengembangkan bibit jati unggulan.[2][3]
Geografi
[sunting | sunting sumber]
Kasiman adalah kecamatan di Kabupaten Bojonegoro bagian barat. Kasiman dipisahkan oleh Padangan di sebelah selatan dengan adanya Sungai Bengawan Solo. Pada awalnya Kasiman dengan Padangan belum terhubung oleh jembatan sehingga warga memutar lewat Cepu terlebih dahulu untuk ke Padangan, tetapi sekarang sudah ada jembatan yang diresmikan pada tahun 2016.[4] Geografi Kasiman berupa dataran rendah yang didominasi oleh areal persawahan dan hutan jati.
Batas wilayah Kecamatan Kasiman adalah sebagai berikut:[1]
| Utara | Kecamatan Kedewan |
| Timur | Kecamatan Malo |
| Selatan | Kecamatan Padangan dan Sungai Bengawan Solo |
| Barat |
Daftar desa dan dusun
[sunting | sunting sumber]Kecamatan Kasiman terdiri dari 10 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:
| No. | Nama Desa | Nama Dusun atau Dukuh | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Batokan | Bandar, Brangkal, Rowage, Songapan | [1] |
| 2 | Besah | Besah, Palangan, Sendangrejo (Kudur) | [1] |
| 3 | Betet | Betet, Kluloh | [1] |
| 4 | Kasiman | Kasiman, Jintel Lor, Jintel Tengah, Karanganyar, Tawongan, Wonomulyo | [1] |
| 5 | Ngaglik | Bangsri, Caper, Gempol, Pencarkarang, Pucung | [1] |
| 6 | Sambeng | Sendang Gede, Sendang Iwak, Sendang Kijing | [1] |
| 7 | Sekaran | Jarkulon, Jarwetan, Ngantru | [1][5] |
| 8 | Sidomukti | Pager, Suroh | [1] |
| 9 | Tambakmerak | Tambakmerak, Klepo | [1] |
| 10 | Tembeling | Tembeling, Balongcop, Ngemplak | [1] |
Tempat terkenal
[sunting | sunting sumber]
- Pasar Batokan
- Pasar Sekaran
- Jembatan Padangan-Kasiman
- Departemen Riset dan Inovasi Perhutani Forestry Institute - sebelumnya bernama Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Perhutani Cepu atau Pusbanghut.[6]
- Taman Jati dan Tempat Penimbunan Kayu (TPK) Batokan - dikelola oleh Perhutani
- Sentra kerajinan kayu jati Batokan[7]
- Kesatuan Bisnis Mandiri Industri Kayu Cepu (KBM IK Cepu) - perusahaan kayu di bawah Perhutani
- Puskesmas Kasiman
Galeri
[sunting | sunting sumber]-
Sungai Batokan (2007)
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ^ a b c d e f g h i j k l Kabupaten Bojonegoro Dalam Angka 2025. BPS Kabupaten Bojonegoro. 2025-02-28.
- ^ Slamet Hadi Purnomo (2019-05-28). "Puslitbang Perhutani terus berupaya hasilkan bibit jati unggul". ANTARA JATIM.
- ^ Hakam Alghivari (2024-11-21). "Sentra Kerajinan Kayu Jati di Desa Batokan Tetap Eksis Mengedepankan Kolaborasi". RADAR BOJONEGORO.
- ^ Slamet Hadi Purnomo (2015-01-28). "Pemkab Bojonegoro Alokasikan Jembatan Padangan-Kasiman Rp12 Miliar". ANTARA JATIM.
- ^ Sofyan Zaman, Edi Santosa, Panca Dewi Manuhara Karti, Herdhata Agusta, dan Muladno (2020). "Jejak Lahan Sistem Pertanian Terpadu Tanaman-Ternak di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur". Jurnal Agronomi Indonesia. 48 (2). Institut Pertanian Bogor. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
- ^ "Perhutani Forestry Institute (PeFI) - Tentang Kami". PERHUTANI. Diakses tanggal 2025-02-25.
- ^ M. Yusuf Purwanto (2022-04-13). "Suvenir Menembus Luar Negeri, Jadi Perkakas Restoran". RADAR BOJONEGORO.
