Bumiaji, Batu
Bumiaji | |||||
|---|---|---|---|---|---|
Gunung Kawi | |||||
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kota | Batu | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Thomas Maydo, S.Sos. | ||||
| Populasi (2024) | |||||
| • Total | 64.719 jiwa | ||||
| Kode pos | 65331 - 65339 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.79.02 | ||||
| Kode BPS | 3579030 | ||||
| Luas | 120,02 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 9 | ||||
| |||||
Bumiaji adalah satu dari tiga kecamatan yang ada di Kota Batu. Bumiaji berada di utara kota dan diapit oleh Gunung Anjasmoro di barat dan Gunung Arjuno di timur. Kecamatan ini merupakan sentra perkebunan di Kota Batu karena letaknya di lembah subur yang banyak ditanami komoditas seperti stroberi, apel, sayuran, bunga, dan lainnya.[1] Tidak hanya itu, Bumiaji juga dikenal sebagai sentra peternakan terutama sapi perah dan kambing etawa.[2] Sedangkan dari segi pariwisata, banyak ikon dari Kota Batu yang berada di kecamatan ini seperti Taman Rekreasi Selecta, Coban Talun, Batu Love Garden, dan Kebun Brakseng. Wilayah Bumiaji memanjang hingga ke utara di perbatasan Kabupaten Mojokerto, tepatnya di kawasan Cangar yang dikenal dengan jalurnya yang ekstrem dan terdapat obyek wisata populer yaitu Pemandian Air Panas Cangar.[3][4]
Geografi
[sunting | sunting sumber]
Bumiaji adalah kecamatan yang terletak di utara Kota Batu. Bumiaji memiliki geografi berupa dataran tinggi di sebuah lembah yang dikelilingi banyak gunung seperti Gunung Arjuno di timur dan Gunung Anjasmoro di barat. Berbeda dari dua kecamatan lainnya di Kota Batu, wilayah Bumiaji didominasi oleh areal perkebunan. Sedangkan bagian lereng gunung berupa hutan yang masih asri di kawasan Taman Hutan Raya Raden Soerjo. Bumiaji dilintasi oleh dua jalan raya utama, yang pertama adalah jalur ke utara menuju Kabupaten Mojokerto dengan ujung utaranya disebut Cangar. Sedangkan jalur kedua ke arah timur yang terhubung ke Karangploso hingga Singosari.
Batas wilayah Kecamatan Bumiaji adalah sebagai berikut:[5]
| Utara | |
| Timur | Gunung Arjuno |
| Selatan | Kecamatan Batu |
| Barat | Gunung Anjasmoro |
Sejarah
[sunting | sunting sumber]
Wilayah Batu termasuk Bumiaji mengalami perkembangan yang pesat sejak zaman kolonial Belanda. Pada masa itu, Batu merupakan pusat pariwisata karena hawanya yang sejuk dan memiliki pemandangan yang indah. Salah satu obyek wisata populer di zaman itu adalah Zwembad Selecta (pemandian Selecta) yang sekarang merupakan bagian dari Kecamatan Bumiaji. Pemandian Selecta beserta Hotel Selecta dibangun sekitar tahun 1928.[6] Pada tahun 1942, Soekarno pernah singgah di Vila De Brandarice (sekarang disebut Vila Bima Shakti) di kawasan wisata Selecta dan merenungi ide-ide perjuangan di sana.[7]
Pada masa kemerdekaan, wilayah Kota Batu sekarang hanya memiliki satu kecamatan yaitu Kecamatan Batu yang menjadi bagian dari Kabupaten Malang. Kemudian Kecamatan Batu mengalami pemekaran menjadi tiga yaitu Kecamatan Batu, Bumiaji, dan Junrejo. Pemekaran ini dilakukan bersamaan dengan dibentuknya Kota Administratif Batu pada tahun 1993. Kecamatan Bumiaji sendiri mencakup 8 desa di bagian utara Kecamatan Batu serta mengambil 1 desa dari Kecamatan Karangploso yaitu Giripurno.[8] Keadaan ini bertahan hingga diresmikannya Kota Batu pada tahun 2001 yang terpisah dari Kabupaten Malang. Jumlah desa di Kecamatan Bumiaji bertambah dengan dimekarkannya Desa Sumberbrantas dari Desa Tulungrejo pada tahun 2005 (tetapi baru definitif di tahun 2007).[9]
Daftar kelurahan / desa
[sunting | sunting sumber]Kecamatan Bumiaji terdiri dari 9 desa, sehingga membuatnya menjadi satu-satunya kecamatan di Kota Batu yang tidak memiliki kelurahan. Desa-desa tersebut yakni sebagai berikut:[5]
| No. | Nama Desa | Nama Lingkungan / Dusun / Dukuh | Jumlah RW | Jumlah RT | Jumlah penduduk (2024) |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Bulukerto | Buludendeng, Cangar, Gemulo, Gintung, Grinting, Keliran, Rekesan, Sambong[10] | 4 | 26 | 6.897 |
| 2 | Bumiaji | Banaran, Beru, Binangun, Tlogorejo | 12 | 39 | 7.659 |
| 3 | Giripurno | Durek, Kedung, Krajan, Sabrang Bendo, Sawahan, Sumbersari[11] | 12 | 78 | 11.567 |
| 4 | Gunungsari | Brau, Brumbung, Jantur, Kapru, Pagergunung | 10 | 63 | 7.462 |
| 5 | Pandanrejo | Dadapan, Kajar, Ngujung, Pandan | 11 | 58 | 6.256 |
| 6 | Punten | Gempol, Krajan, Kungkuk, Payan | 8 | 36 | 5.452 |
| 7 | Sumberbrantas | Jurang Kuali, Krajan, Lemah Putih | 6 | 34 | 4.979 |
| 8 | Sumbergondo | Segundu, Sengonan, Tegalsari | 7 | 31 | 4.413 |
| 9 | Tulungrejo | Gerdu, Gondang, Junggo, Kekep, Wonorejo[12] | 18 | 81 | 10.034 |
Tempat terkenal
[sunting | sunting sumber]
- Taman Rekreasi Selecta
- Batu Love Garden
- Brakseng
- Cangar
- Coban Talun
- Coban Lanang
- Pos Pendakian Gunung Arjuno-Welirang via Sumber Brantas
- Bukit Jengkoang
- Puskesmas Bumiaji
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ^ Fajar Andre Setiawan (2026-01-22). "Produksi Stroberi Bumiaji Kota Batu Naik di Tengah Musim Hujan". RADAR BATU.
- ^ M Bagus Ibrahim (2024-06-14). "Dusun di Batu Ini Punya Populasi Sapi 3 Kali Lebih Banyak Dibanding Penduduk". DETIK JATIM.
- ^ M Bagus Ibrahim (2025-06-23). "Pemandian Air Panas Cangar Kota Batu, Surga Relaksasi di Kaki Gunung". DETIK JATIM.
- ^ Bahana Patria Gupta (2025-08-01). "Merasakan Jalur Tengkorak Pacet-Cangar Nan Indah". KOMPAS.
- ^ a b Kecamatan Bumiaji Dalam Angka 2025. BPS Kota Batu. 2025-09-26.
- ^ Rosa Novia Reviadillah (2015). "Dinamika Taman rekreasi Selecta di Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu tahun 1930-2012 / Rosa Novia Reviadillah". Repositori Universitas Negeri Malang (Skripsi).
- ^ Rizky Kurniawan Pratama (2021-06-16). "Selecta Jadi Saksi Jejak Renungan Bung Karno". TIMES INDONESIA.
- ^ "Peraturan Pemerintah (PP) No. 12 Tahun 1993 tentang Pembentukan Kota Administratif Batu".
- ^ M Noer Had (2025-07-10). "Perjelas Kewenangan, Susun Ulang Garis Batas Wilayah". MALANG VOICE.
- ^ "Sejarah Bulukerto". bulukerto.desa.id. Pemerintah Desa Bulukerto. Diakses tanggal 2026-04-03.
- ^ Erwan A. Saputro, Meidina R. Kusuma, Aiman Anas Bobsaid (2022). "PEMETAAN POTENSI SUMBER MATA AIR DI DESA GIRIPURNO, KECAMATAN BUMIAJI, KOTA BATU". Jurnal ENMAP (Environment and Mapping). 3 (1). Universitas Pendidikan Ganesha. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
- ^ Indah Permatasari, Putri Aprillia, Gabriel Riskyanus (2023). "IDENTIFIKASI DESA TULUNGREJO SEBAGAI DESA MANDIRI". SEMSINA. Institut Teknologi Nasional Malang. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
