Demokrasi akar rumput
Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. (Oktober 2025) |
Demokrasi akar rumput adalah sebutan untuk perancangan proses politik yang cenderung mengalihkan kewenangan pengambilan keputusan sebanyak mungkin oleh tingkatan organisasi dalam level geografis atau sosial terendah.[1][2] Demokrasi semacam ini umumnya diterapkan oleh organisasi akar rumput, yang strukturnya bergantung pada jenis organisasi dan tujuan yang ingin dicapai. Organisasi tersebut dapat berupa organisasi non-struktural dan non-hierarkis, dengan kepengurusan dijalankan oleh semua anggota dalam organisasi tersebut.[3]
Contoh hipotesis dari penerapan demokrasi akar rumput ini dapat dilihat dari bagaimana organisasi akar rumput skala nasional dijalankan. Organisasi semacam itu akan menempatkan keputusan sebanyak mungkin pada cabang-cabang lokal atau anggota biasa dalam cabang tersebut, alih-alih ditentukan oleh kantor pusat. Prinsip dari demokrasi semacam ini adalah supaya kekuasaan demokrasi dapat dijalankan secara baik, kekuasaan tersebut harus dilimpahkan pada komunitas lokal dan anggota biasa, alih-alih kepada individu perwakilan di puncak organisasi. Demokrasi akar rumput dapat menerapkan sistem partisipatif tetapi tidak menerapkan sistem perwakilan, di mana komunitas lokal atau anggota biasa memilih perwakilan untuk mengambil keputusan bagi mereka.[4]
Sebagai sistem ekonomi
[sunting | sunting sumber]Demokrasi akar rumput merupakan kunci dari sosialisme libertarian, yang (karena berbagai faktor) menganjurkan supaya perusahaan ditempatkan di bawah kendali rakyat atau dewan setempat. Sebagai contoh, pendukung ekososialisme berpendapat bahwa perusahaan dikendalikan oleh kelompok masyarakat yang ekosistemnya terkena dampak oleh aktivitas perusahaan tersebut. Sementara itu, kaum anarkis memandang bentuk pekerjaan kontemporer sebagai contoh bentuk hierarki dan sentralisasi yang tidak adil dan tidak perlu. Adapun Marxisme libertarian memandang sejarah sebagai perjuangan di antara berbagai kelompok sosial, di mana sifat inklusivitas dari ekonomi akar rumput akan memungkinkan munculnya kelompok sosial ekonomi yang baru dan perjuangan tersebut akan mereda, sehingga memperbaiki kondisi hidup manusia secara keseluruhan.
Lihat pula
[sunting | sunting sumber]References
[sunting | sunting sumber]- ^ "Grassroots-democracy dictionary definition - grassroots-democracy defined". Yourdictionary.com. Diakses tanggal 25 October 2017.
- ^ "Definition of grassroots democracy". Allwords.com. Diakses tanggal 25 October 2017.
- ^ "Grassroots Democracy". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-07-26. Diakses tanggal 2015-08-08.
- ^ Qin, Yunyi (2023-06-15). "Grassroots governance and social development: theoretical and comparative legal aspects". Humanities and Social Sciences Communications (dalam bahasa Inggris). 10 (1) 331: 1–9. doi:10.1057/s41599-023-01830-8. ISSN 2662-9992.