Museum Komodo dan Taman Reptil

Basis Pengetahuan Terbuka Wikipedia Indonesia
Museum Fauna Indonesia "Komodo"
Bangunan utama Museum Fauna Indonesia "Komodo"
PetaKoordinat: 6°18′14.2103″S 106°54′3.6396″E / 6.303947306°S 106.901011000°E / -6.303947306; 106.901011000
Didirikan20 April 1978
LokasiTaman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Indonesia[1]
JenisMuseum sejarah alam
Situs webMuseum Fauna Indonesia Komodo & Taman Reptil

Museum Fauna Indonesia “Komodo” dan Taman Reptilia menampilkan pesona satwa langka dalam bentuk awetan dan reptilia hidup. Arsitektur bangunannya mengambil bentuk komodo, satwa yang hanya hidup di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur, berdiri di atas lahan seluas 10.120 m² dengan luas bangunan 1.500 m².[2]

Pembangunan Museum Fauna Indonesia “Komodo” dimulai sejak tanggal 1 Oktober 1978 hingga 1 Juli 1976. Namun, museum ini baru diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 20 April, 1978. [2]

Taman Reptilia yang menghadirkan koleksi reptilia dan amfibi hidup dibangun di sekitar gedung museum pada tanggal 19 Oktober 1999. Kemudian, Menteri Kehutanan menetapkan museum ini sebagai Lembaga Konservasi eks situ berbentuk taman satwa pada tahun 2010.[3]

Tema pameran adalah keanekaragaman satwa di Indonesia, dari barat sampai timur, dan dari pantai sampai pegunungan, ditata dalam dua lantai.[2]

Koleksi lantai I berupa berjenis-jenis binatang mamalia dan reptilia lengkap dengan kondisi lingkungan alamnya. Jenis-jenis yang hampir mengalami kepunahan ditampilkan, antara lain harimau, gajah dan beruang. Di dalam vitrin-vitrin disajikan berbagai macam kupu-kupu yang terdapat di seluruh Indonesia; berjenis keong, kerang, kepiting, dan udang; serta binatang beruas, meliputi kaki seribu, laba-laba, dan kalajengking.[2]

Koleksi lantai II berupa berjenis-jenis burung yang diopset dan ditata sesuai dengan habitatnya, meliputi yang hidup di laut, pantai, rawa, persawahan, lapangan, perkebunan, dasar rimba, hutan, dan pegunungan dengan daerah asal Sumatra, Kalimantan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, dan Papua.[2]

Pengunjung dapat mengenali satu persatu satwa unik mulai dari komodo, biawak, kadal, ular berkaki, ular sanca, king kobra, penyu, kura-kura leher ular, kura-kura buaya, kodok, buaya, iguana dan binatang reptil lainnya. Pengunjung juga bisa berinteraksi dengan satwa yang ada seperti menyentuh dan menggendong ular di area Taman Sentuh.[4]

Pada Museum Komodo dan Taman Reptil juga tersedia auditorium yang memungkinkan pengunjung untuk menonton video informatif terkait reptil seperti bunglon dan perilaku reptil tersebut. [5]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ "DAFTAR MUSEUM KEBUDAYAAN PER KEC. CIPAYUNG". Pusdatin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Diakses tanggal 29 Mei 2025. ;
  2. ^ a b c d e "MUSEUM FAUNA INDONESIA KOMODO & TAMAN REPTIL - tmii". 2023-09-12. Diakses tanggal 2024-05-16.
  3. ^ "Museum Fauna Indonesia "Komodo" dan Taman Reptilia - Sistem Registrasi Nasional Museum". Sistem Registrasi Nasional Museum Kemdikbud (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-05-16.
  4. ^ METRO TV (2023-04-22), Taman Reptillian TMII, Bermain Dengan Hewan, diakses tanggal 2025-05-13
  5. ^ Media, Kompas Cyber (2020-01-06). "5 Alasan Kenapa Harus Kunjungi Museum Komodo dan Taman Reptil TMII Halaman all". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2024-05-16.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Pemerintah Kota
Samarinda
Kontak
© 2026 Pemerintah Kota SamarindaAll Rights Reserved
Dikembangkan olehEnter(Wind)