Pramono Anung

Basis Pengetahuan Terbuka Wikipedia Indonesia
Pramono Anung
Potret resmi, 2025
Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta ke-18
Mulai menjabat
20 Februari 2025
PresidenPrabowo Subianto
Wakil GubernurRano Karno
Sebelum
Pendahulu
Anies Baswedan
Heru Budi Hartono (Penjabat)
Teguh Setyabudi (Penjabat)
Pengganti
Petahana
Sebelum
Sekretaris Kabinet Indonesia
Masa jabatan
12 Agustus 2015 – 20 September 2024
PresidenJoko Widodo
Sebelum
Pengganti
Pratikno (Pelaksana tugas)
Teddy Indra Wijaya
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat
Bidang Industri dan Pembangunan
Masa jabatan
2 Oktober 2009 – 1 Oktober 2014
KetuaMarzuki Alie
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Masa jabatan
1 Oktober 1999 – 12 Agustus 2015
Daerah pemilihanJawa Timur (Tulungagung)
(1999–2004)
Jawa Timur V
(2004–09)
Jawa Timur VI
(2009–2015)
Mayoritas
Informasi pribadi
Lahir
Pramono Anung Wibowo

11 Juni 1963 (umur 62)
Kediri, Jawa Timur, Indonesia
Partai politik  PDI-P
Suami/istri
Endang Nugrahani
(m. 1991)
Anak2, termasuk Hanindhito Himawan Pramana
Almamater
PekerjaanPolitikus
Tanda tangan
X: pramonoanung Instagram: pramonoanungw Modifica els identificadors a Wikidata
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Pramono Anung Wibowo (lahir 11 Juni 1963), juga dikenal sebagai Mas Pram, adalah seorang politikus Indonesia yang menjabat sebagai Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta ke-18 sejak 20 Februari 2025. Sebagai anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), ia sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Kabinet Indonesia dari tahun 2015 hingga 2024. Ia juga pernah menjabat di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR) dari tahun 2004 hingga 2015, termasuk sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dari tahun 2009 hingga 2014. Ia juga pernah menjabat sebagai sekretaris jenderal PDI-P dari tahun 2005 hingga 2010.

Kehidupan awal dan pendidikan

[sunting | sunting sumber]

Pramono Anung lahir di Kediri dari pasangan R. Kasbe Prajitna dan Sumarni. Ia adalah anak ketiga dari tujuh bersaudara. Ia menyelesaikan pendidikan dasar di SD Pawyatan Daha Kediri, melanjutkan pendidikan menengah pertama di SMP Pawyatan Daha Kediri, dan lulus dari SMA Negeri 1 Kediri pada tahun 1982.

Kemudian, selama pendidikan tingginya, ia menempuh pendidikan sarjana di bidang Teknik Pertambangan di Institut Teknologi Bandung[1] dan Magister Manajemen di Universitas Gadjah Mada.[2] Pada tanggal 11 Januari 2013, Pramono secara resmi menyandang gelar doktor dalam Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Padjadjaran.[3][4]

Ia aktif dalam kegiatan mahasiswa menentang pemerintah dan menjabat sebagai Ketua Forum Komunikasi Dewan Mahasiswa Departemen ITB pada periode 1986-1987. Ia juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Mahasiswa Pertambangan ITB pada periode 1985-1986.[5]

Karier pertambangan

[sunting | sunting sumber]

Setelah lulus dari universitas, ia menduduki posisi penting, seperti direktur di PT Tanito Harum (1988-1996) dan PT Vietmindo Energitama (1979-1982), serta komisaris di PT Yudhistira Haka Perkasa (1996-1999). Ia memulai karier politiknya dari bawah dengan bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).[6]

Karier politik

[sunting | sunting sumber]

Anggota parlemen

[sunting | sunting sumber]
Pramono Anung sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (2009-2014)

Sebagai seorang politikus, ia memiliki sejarah terpilih empat kali sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.Kesalahan pengutipan: </ref> yang menutup hilang untuk tanda <ref> Pada masa kepemimpinannya, tradisi Sekretaris Kabinet memberikan keterangan langsung melalui podcast dimulai. Semua menteri juga diwajibkan mengikuti sidang paripurna kabinet setiap bulannya agar koordinasi berjalan baik.[7] Pada tanggal 2 Januari 2023, ia mengeluarkan Peraturan Sekretaris Kabinet No 1 Tahun 2023 yang mengatur Penetapan Kinerja Utama di Lingkup Sekretaris Kabinet.[8]

Ia juga memulai upaya agar Sekretariat Kabinet agar tidak menjadi jalur menitipkan kepentingan dengan menerbitkan Peraturan Sekretaris Kabinet (Perseskab) Nomor 6 Tahun 2017, yang berisi Pedoman Penanganan Benturan Kepentingan pada tahun 2017.[9]

Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta

[sunting | sunting sumber]
Pramono Anung sebagai Calon Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta (2024)

Pada tanggal 28 Agustus, Pramono Anung dan Rano Karno secara resmi mendaftar untuk maju sebagai calon gubernur dan wakil gubernur. Sebelum PDI-P mengumumkan mereka sebagai calon gubernur dan wakil gubernur, mereka memiliki beberapa kandidat untuk maju melawan Kotak Kosong atau surat suara kosong, seperti Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama.[10] Awalnya, Anies Baswedan menjadi calon unggulan PDI-P karena Anies dan PDI-P saling memberikan pujian dan menunjukkan ketertarikan.[11] Pencalonannya semakin menguat setelah putusan Mahkamah Konstitusional membatalkan persyaratan ambang batas 20% parlemen.[12] Rumor tentang pencalonannya semakin kuat ketika Anies mengunjungi markas partai dan bertemu Rano Karno pada 26 Agustus 2024.[13] Pertemuan itu kemudian memicu rumor bahwa Anies dan Rano akan dinominasikan sebagai kandidat PDI-P.[14] Menanggapi rumor tersebut, Calon Presiden 2024 Ganjar Pranowo menyatakan bahwa partainya masih mempertimbangkan pilihan mereka tetapi menyatakan preferensinya lebih memilih kader partainya sendiri sementara Djarot Saiful Hidayat mengatakan bahwa Anies adalah salah satu kandidat yang dipertimbangkan yang mencakup Basuki Tjahaja Purnama, Pramono dan Rano Karno.[15]

Namun, PDI-P akhirnya tidak mencalonkan Anies sebagai kandidat mereka, melainkan mencalonkan Sekretaris Kabinet Pramono Anung dengan Rano Karno sebagai kandidat wakil gubernur.[16] Keputusan ini secara resmi diumumkan oleh bendahara partai dan mantan Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, yang menyatakan bahwa Pramono-Rano akan dicalonkan sebagai kandidat PDI-P.[17] Meskipun mengenakan pakaian merah yang diasosiasikan dengan partai dan mengunjungi markas partai, Anies Baswedan tidak hadir saat pengumuman tersebut, memicu spekulasi bahwa PDI-P dan Anies telah berpisah.[18] Pramono-Rano kemudian mendaftarkan diri sebagai kandidat untuk pemilihan pada tanggal 28 Agustus 2024.[19] Pada 21 November 2024, mantan gubernur Anies Baswedan secara resmi mendukung pencalonan Pramono-Rano dalam sebuah acara di Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dukungan ini datang setelah spekulasi sebelumnya tentang potensi pencalonan Anies sendiri dengan dukungan PDI-P tidak terwujud.[20]

Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta (2025-sekarang)

[sunting | sunting sumber]
Potret resmi Pramono Anung sebagai Gubernur DKI Jakarta

Pramono Anung dan pasangannya Rano Karno (Si Doel) secara resmi ditetapkan oleh KPUD DKI Jakarta, berhasil menjadi pemenang dalam kontestasi Pilgub DKI Jakarta Tahun 2024 dengan perolehan 50,07% atau 2.183.239 suara. Hal ini membuat dirinya dan Bang Doel menjadi pasangan Cagub-Cawagub DKI Jakarta pertama dalam sejarah yang berhasil menang satu putaran pada pelaksanaan Pilgub DKI Jakarta.[21] Dan Pramono Anung bersama Rano Karno resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta pada 20 Februari 2025 oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Program Sarapan Gratis

[sunting | sunting sumber]

Program Sarapan Gratis adalah inisiatif yang diperkenalkan oleh Gubernur Jakarta, Pramono Anung, sebagai bagian dari janji kampanye pasangan Pramono Anung-Rano Karno dalam Pemilihan Kepala Daerah Jakarta 2024. Program ini bertujuan untuk menyediakan sarapan gratis bagi masyarakat, khususnya siswa sekolah di Jakarta, guna meningkatkan kesejahteraan dan pemenuhan gizi anak-anak. Pramono menegaskan bahwa program ini tidak dimaksudkan untuk menyaingi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Program Sarapan Gratis telah dibahas dalam berbagai rapat internal serta pertemuan dengan tim transisi.[22]

Pada 12 Maret 2025, setelah melakukan diskusi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, Pemprov Jakarta memutuskan untuk mengalihkan program Sarapan Gratis ke renovasi kantin sekolah serta perluasan penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP). Langkah ini diambil agar lebih selaras dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh pemerintah pusat. Dengan adanya renovasi kantin, diharapkan kantin sekolah dapat berfungsi sebagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendukung distribusi makanan bergizi kepada siswa.[23]

Selain itu, Pemprov Jakarta juga meningkatkan jumlah penerima KJP dari 520.000 menjadi 705.000 siswa serta memperluas cakupan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) dari 15.000 menjadi 20.000 mahasiswa. Dengan pengalihan program ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan kualitas fasilitas sekolah dan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kehidupan pribadi

[sunting | sunting sumber]

Pramono menikah dengan Endang Nugrahani[24] dan mempunyai dua orang anak yaitu: Hanindhito Himawan Pramana lahir pada tanggal 31 Juli 1992 dan Hanifa Fadhila Pramono lahir pada tanggal 5 Februari 1998. Anak sulungnya, Hanindhito Himawan Pramana saat ini menjabat sebagai Bupati Kediri.

Berdasarkan data LHKPN, laporan kekayaan Pramono Anung pada Maret 2024 adalah Rp 104.285.030.477. Sebesar Rp 35.427.059.686. merupakan tanah dan bangunan, Rp 1.385.000.000. berbentuk alat transportasi, Rp 19.135.000.000 dalam bentuk harta tak bergerak lainnya, Rp 37.250.208.528. dalam bentuk surat berharga, dan Rp 11.087.762.263. dalam bentuk kas atau setara kas. Ia tidak memiliki hutang.[25]

Penghargaan

[sunting | sunting sumber]

Sejarah elektoral

[sunting | sunting sumber]
Pemilu Lembaga legislatif Dapil Partai Perolehan suara Hasil
1999 Dewan Perwakilan Rakyat Jawa Timur VI PDI Perjuangan Tidak Diketahui checkY Terpilih
2004 Dewan Perwakilan Rakyat Jawa Timur V PDI Perjuangan 60.643[29] checkY Terpilih
2009 Dewan Perwakilan Rakyat Jawa Timur VI PDI Perjuangan 164.265[30] checkY Terpilih
2014 Dewan Perwakilan Rakyat Jawa Timur VI PDI Perjuangan 165.906[31] checkY Terpilih
Pilkada Lembaga eksekutif Dapil Partai Perolehan suara Hasil
2024 Gubernur DKI Jakarta DKI Jakarta PDI Perjuangan 2.183.239 checkY Terpilih

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ "Ir. Pramono Anung Wibowo, MM". detikcom. Diarsipkan dari versi asli pada 2014-10-06. Diakses tanggal 2 Oktober 2014.
  2. ^ "Ir. Pramono Anung Wibowo, MM". detikcom. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-10-06. Diakses tanggal 2014-10-06.
  3. ^ "Pramono Anung Raih Doktor dengan Predikat Cumlaude". Tempo.co. 11 Januari 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-10-06. Diakses tanggal 2014-10-06.
  4. ^ "Megawati Apresiasi Gelar Doktor Pramono Anung". inilahkoran. 11 Januari 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-10-06. Diakses tanggal 2014-10-06.
  5. ^ 5 Fakta Menarik Pramono Anung, Cagub Jakarta yang Empat Kali Terpilih Jadi Anggota DPR. dari situs sindonews
  6. ^ "Profil Pramono Anung". Merdeka.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-05-28. Diakses tanggal Oktober 2014. ;
  7. ^ Siaran Perdana Podcast Setkab, Pramono Anung Bongkar Rahasia Dapur Kabinet Presiden Jokowi
  8. ^ Peraturan Sekretaris Kabinet no 1 Tahun 2023. dari situs BPK
  9. ^ Sekretariat Kabinet Terbitkan Pedoman Penanganan Benturan Kepentingan. dari situs setkab
  10. ^ "Tenun Merah Anies dan Tanda Tanya Jagoan PDIP di Jakarta". Detik.com. Jakarta. 2024-08-27. Diakses tanggal 2024-08-28.
  11. ^ Marison, Walda (2024-06-08). "PDIP tertarik beri dukungan, Anies: Sebuah kehormatan yang luar biasa". Antara News. Diakses tanggal 2024-08-29.
  12. ^ Sulistya, Ananda Ridho (2024-08-27). S. Dian Andryanto (ed.). "Anies Baswedan Berpeluang Maju Pilkada Jakarta Jika Putusan MK Dijalankan". Tempo.co. Jakarta. Diakses tanggal 2024-08-28.
  13. ^ Saputra, Eka Yudha (2024-08-26). Rusman Paraqbueq (ed.). "Anies Baswedan dan Rano Karno Bertemu di Kantor Pusat PDIP". Tempo.co. Jakarta. Diakses tanggal 2024-08-28.
  14. ^ Kurniawan Eka Mulyana (2024-08-26). Desy-Afrianti (ed.). "PDIP Dikabarkan Usung Anies dan Rano Karno di Pilgub Jakarta, Diumumkan Siang Ini". Kompas.tv. Jakarta. Diakses tanggal 2024-08-28.
  15. ^ "Ganjar Pranowo Sarankan PDIP Usung Kader Sendiri Maju Pilgub Jakarta". Republika Online. 2024-08-27. Diakses tanggal 2024-08-29.
  16. ^ "Batal Usung Anies, Mega Disebut Pilih Pramono-Rano Karno di Pilgub DKI". CNNIndonesia.com. Jakarta. 2024-08-26. Diakses tanggal 2024-08-28.
  17. ^ Fersianus Waku (2024-08-27). Dewi Agustina (ed.). "Olly Dondokambey Sebut Megawati Tunjuk Pramono Anung Maju Pilkada Jakarta, Bukan Anies". Tribun Network. Jakarta. Diakses tanggal 2024-08-28.
  18. ^ "Tenun Merah Anies dan Tanda Tanya Jagoan PDIP di Jakarta". Detik.com. Jakarta. 2024-08-27. Diakses tanggal 2024-08-28.
  19. ^ Muliawati, Anggi (2024-08-28). "Pramono Anung-Rano Karno Resmi Daftar Cagub-Cawagub Jakarta ke KPU DKI". Detik.com. Jakarta. Diakses tanggal 2024-08-28.
  20. ^ "Anies Baswedan Resmi Dukung Pramono-Rano di Pilkada Jakarta". Kompas.com. Jakarta. 2024-11-21. Diakses tanggal 2024-11-26.
  21. ^ Sandi, Muhammad Refi (2024-11-29). "Pram-Doel Klaim Kemenangan 50,07% Berdasarkan Data C1 KPU: Sudah Tidak Ada Margin of Error Lagi". sindonews. Diakses tanggal 2024-11-29.
  22. ^ "Penjelasan Terbaru Pramono Anung Tentang Program Sarapan Gratis". Tempo. 12 Maret 2025 | 14.55 WIB. Diakses tanggal 2025-03-12.
  23. ^ "Pemprov Jakarta Alihkan Sarapan Gratis ke Renovasi Kantin dan Perluasan KJP". pantau.com. 2025-03-12. Diakses tanggal 2025-03-12.
  24. ^ "Antara Kolam, Pramono, dan Lukisan". Kompas.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-06-22. Diakses tanggal Oktober 2014. ;
  25. ^ Perbandingan Harta Kekayaan Pramono Anung dan Rano Karno. dari situs tempo
  26. ^ Daftar WNI Yang Memperoleh Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Tahun 2004 - Sekarang (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2021-12-06. Diakses tanggal 25 Agustus 2021.
  27. ^ "Penganugerahan Bintang Bhayangkara Utama". www.antarafoto.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-05-21. Diakses tanggal 2023-05-21.
  28. ^ Terima Penghargaan dari ITB, Ini Memori Pramono Anung dari situs PDI Perjuangan Jatim
  29. ^ "Anggota Terpilih Pemilu DPR 2004 Jawa Timur". pemilu.asia. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-03-02. Diakses tanggal 23 Februari 2023.
  30. ^ "Anggota Terpilih Pemilu DPR 2009 Jawa Timur". pemilu.asia. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-02-23. Diakses tanggal 2 Juni 2022.
  31. ^ "Potret Keterpilihan Anggota Legislatif Hasil Pemilu 2014" (PDF). kemenpppa.go.id. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2017-05-17. Diakses tanggal 23 Mei 2022.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
Jabatan politik
Didahului oleh:
Anies Baswedan
Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta
2025–sekarang
Petahana
Didahului oleh:
Andi Widjajanto
Sekretaris Kabinet Indonesia
2015-2024
Diteruskan oleh:
Teddy Indra Wijaya