Misi Cetak SDM Unggul dari Kampus, Komitmen Andi Harun Mendidik Generasi
Misi Cetak SDM Unggul dari Kampus, Komitmen Andi Harun Mendidik Generasi

SAMARINDA. KOMINFONEWS – Di tengah padatnya agenda memimpin roda pemerintahan dan menghadapi berbagai persoalan pembangunan yang kompleks, Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun tetap menunjukkan komitmennya dalam mencerdaskan generasi penerus. Baginya, membangun Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas tidak hanya dilakukan melalui kebijakan, tetapi juga dengan berbagi ilmu secara langsung di ruang-ruang akademik.
Komitmen tersebut kembali ditunjukkan pada Jumat (26/6/2026) malam. Setelah menuntaskan aktivitas pemerintahan, Andi Harun terlebih dahulu memberikan kuliah secara daring kepada mahasiswa Pascasarjana Universitas Widyagama Mahakam (UWGM). Pada malam harinya, ia melanjutkan pengabdian akademiknya dengan mengajar secara tatap muka mahasiswa Program Magister Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) pada mata kuliah Hukum Administrasi Pemerintahan di Kampus UMKT, Jalan Ir. H. Juanda, Samarinda Ulu.
Konsistensi Andi Harun mengajar di berbagai perguruan tinggi ini menjadi bukti bahwa kepemimpinan tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan, tetapi juga melalui transfer pengetahuan, pengalaman, dan nilai-nilai kepemimpinan kepada calon-calon pemimpin masa depan.
Pada pertemuan keempat tersebut, Andi Harun menyampaikan materi bertajuk 'Pengawasan, Pertanggungjawaban, dan Penyelesaian Sengketa Administrasi Pemerintahan dalam Negara Hukum Demokratis'. Perkuliahan turut dihadiri anggota Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Samarinda.
Dalam paparannya, ia menguraikan secara sistematis prinsip-prinsip hukum administrasi pemerintahan sebagai fondasi penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berkeadilan. Mahasiswa diajak memahami pentingnya sistem pengawasan administrasi sebagai instrumen menjaga akuntabilitas, sekaligus memastikan setiap kewenangan dijalankan sesuai koridor hukum.
Selain membahas bentuk pertanggungjawaban pejabat pemerintahan, Andi Harun juga mengupas konsep administrative justice, mekanisme penyelesaian sengketa administrasi, hingga analisis putusan Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN) dengan pendekatan hukum administrasi modern.
Suasana perkuliahan berlangsung interaktif. Diskusi yang berkembang mampu menghubungkan teori dengan praktik penyelenggaraan pemerintahan di lapangan, sehingga memperkaya wawasan mahasiswa dalam memahami tantangan tata kelola pemerintahan yang demokratis, efektif, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Bagi Andi Harun, berbagi ilmu di lingkungan akademik merupakan bagian dari ikhtiar membangun SDM unggul. Melalui pengalaman praktik pemerintahan yang dipadukan dengan perspektif akademis, ia berharap dapat melahirkan generasi yang memiliki integritas, kapasitas, dan kepedulian tinggi terhadap tata kelola pemerintahan yang baik. (JEF/DOKPIM | HER/KMF-SMR)
