Singa Belanda

Basis Pengetahuan Terbuka Wikipedia Indonesia
Lambang Kerajaan Belanda dalam versi kecil

Singa Belanda (bahasa Belanda: Nederlandse leeuw) adalah singa heraldik yang berdiri tegak dengan mahkota, memegang pedang di kaki kanan dan seikat anak panah di kiri.[1] Dalam lambang yang mewakili Belanda atau Negeri Rendah, singa melambangkan penguasa, pedang melambangkan kekuatan militer, dan anak panah melambangkan provinsi-provinsi Belanda yang bersatu. Sosok singa ini pertama muncul pada tahun 1579 di segel Staten-Generaal (Dewan Negara), lembaga yang sebagian menggantikan peran kepala negara. Karena itu, ia disebut juga generaliteitsleeuw atau Singa Kenegaraan.

Pada tahun 1584, Singa Kenegaraan ini diadopsi sebagai lambang Republik Tujuh Provinsi Bersatu, dengan warna emas di atas perisai merah — kebalikan dari lambang Holland, provinsi paling berpengaruh dan pemberontak dalam Perang Delapan Puluh Tahun. Pada 1609, singa diberi tambahan mahkota dan digunakan hingga 1795. Karena itu, nama generaliteitsleeuw sering dianggap identik dengan lambang tersebut, bukan hanya singanya.

Ketika Belanda menjadi kerajaan pada 1815, dibuat lambang baru yang didasarkan pada lambang Wangsa Nassau. Singa Nassau diganti dengan generaliteitsleeuw lengkap dengan pedang, anak panah, dan mahkota. Sejak saat itu, istilah Nederlandse leeuw (Singa Belanda) lebih sering digunakan, ditampilkan di atas perisai berpola kotak biru dan emas.

Penggunaan lain Singa Belanda

[sunting | sunting sumber]

Sebelum Belanda bersatu sebagai satu negara dan menjadikan singa sebagai simbol nasional, singa sudah lama menjadi lambang regional kekuatan. Meskipun hewan ini tidak hidup di wilayah tersebut, motif singa umum ditemukan dalam heraldik Belanda dan Eropa Utara. Banyak wilayah seperti Holland (merah di atas emas), Brabant (emas di atas hitam), Vlaanderen (hitam di atas emas), Gelre (emas di atas biru), dan Limburg (merah di atas perak/putih) sudah memiliki singa dalam lambangnya. Hingga kini, singa berdiri masih menjadi unsur penting dalam lambang provinsi-provinsi Belanda.

  • Dalam heraldik, warna-warna biasanya disebut dengan nama khusus: merah = keel, biru = azuur, hitam = sabel, dan seterusnya.
  • Singa sering digambarkan dengan warna lidah dan kuku yang berbeda dari warna tubuhnya (getongd en genageld), meski penerapannya bervariasi tergantung zaman dan penggambarnya.
  • Pada sisi belakang salib Orde Singa Belanda, terdapat gambar singa dari lambang negara Belanda.

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ "NederlandseLeeuw". www.hubert-herald.nl. Diakses tanggal 2025-11-04.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Pemerintah Kota
Samarinda
Kontak
© 2026 Pemerintah Kota SamarindaAll Rights Reserved
Dikembangkan olehEnter(Wind)