Hari Jadi Kota Samarinda
Hari Jadi Kota Samarinda
Setiap 21 Januari, masyarakat dan Pemerintah Kota Samarinda memperingati hari kelahiran kota tepian Mahakam yang telah berusia lebih dari tiga setengah abad.
Dasar Penetapan
Hari Jadi Kota Samarinda ditetapkan pada 21 Januari 1668 melalui Peraturan Daerah Kota Samarinda Nomor 1 Tahun 1988. Tanggal ini dipilih merujuk pada peristiwa kedatangan rombongan Bugis Wajo di bawah pimpinan La Mohang Daeng Mangkona dan izin menetap dari Sultan Kutai Kartanegara di kawasan Samarinda Seberang.
Simbol pada Lambang Daerah
Tanggal Hari Jadi tertanam pada lambang daerah Kota Samarinda:
- 21 butir padi pada lambang melambangkan tanggal 21.
- Bersamaan dengan kapas yang mekar putih dan elemen lain, padi menjadi simbol kemakmuran sekaligus penanda waktu kelahiran kota.
Rangkaian Peringatan Tahunan
Peringatan HUT Kota Samarinda lazim diisi dengan rangkaian kegiatan:
- Ziarah ke Makam Daeng Mangkona di Samarinda Seberang oleh Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, dan seluruh kepala perangkat daerah.
- Upacara peringatan di halaman Balai Kota.
- Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kota Samarinda.
- Pawai Budaya lintas kecamatan.
- Festival Mahakam — pameran UMKM, kuliner khas, pertunjukan seni Dayak, Bugis, Banjar, dan Kutai.
- Lomba olahraga rakyat dan kegiatan layanan publik gratis (cek kesehatan, layanan adminduk keliling).
- Penghargaan tokoh kepada pegiat budaya, UMKM, dan tokoh masyarakat berprestasi.
Makna Filosofis
Hari Jadi bukan sekadar peringatan administratif. Ia adalah momentum untuk:
- Mengingat keberagaman akar — Bugis, Kutai, Banjar, Dayak, Jawa, dan etnis lainnya yang membentuk Samarinda.
- Merefleksikan capaian — dari pemukiman rakit menjadi kota dengan IPM tertinggi di Kalimantan Timur (83,53).
- Merancang masa depan — sebagai kota penyangga IKN dan Pusat Peradaban di Kaltim.
Tema dan Slogan
Setiap tahun, Pemkot Samarinda merilis tema HUT yang menjadi panduan komunikasi dan kebijakan tahun berjalan. Slogan "Samarinda Maju, Kaltim Maju" dan tagline "Magnificent Samarinda" menjadi narasi besar yang konsisten diusung.
Partisipasi Warga
Pemerintah Kota Samarinda mendorong partisipasi warga dalam peringatan HUT melalui:
- Dekorasi lingkungan RT/RW,
- Lomba kebersihan kampung,
- Konten kreatif digital di media sosial,
- Sumbangan ide pembangunan melalui Musrenbang dan platform digital partisipatif.
Sumber:
- Peraturan Daerah Kota Samarinda Nomor 1 Tahun 1988
- Buku Profil Daerah Kota Samarinda 2025
- Halaman Makna Lambang — samarindakota.go.id