Pemilihan umum Gubernur Papua Barat 2024

Basis Pengetahuan Terbuka Wikipedia Indonesia
Pemilihan umum Gubernur Papua Barat 2024
Sebelum
2029
27 November 2024
Pemilih terdaftar382.463 (DPT + DPK)
Kehadiran pemilih298.858 (78,14%)
Resmi
100%
per 8 Desember 2024, 19:26 WIT
Kandidat
 
Calon Dominggus Mandacan Kotak kosong
Partai NasDem
Wakil Mohamad Lakotani
Suara rakyat 269.245 20.643
Persentase 92,88% 7,12%




Peta persebaran suara
Peta lokasi Papua Barat
Gubernur petahana
Ali Baham Temongmere (Penjabat)

Birokrat

Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih

Dominggus Mandacan dan Mohamad Lakotani
NasDem

Pemilihan Umum Gubernur Papua Barat 2024 (selanjutnya disebut Pilgub Papua Barat 2024) dilaksanakan pada 27 November 2024 untuk memilih Gubernur Papua Barat periode 2025–2030.[1]

Pemilihan Gubernur (Pilgub) Papua Barat tahun tersebut diselenggarakan setelah Pemilihan umum Presiden Indonesia 2024 (Pilpres) dan Pemilihan umum legislatif Indonesia 2024 (Pileg), bersamaan dengan seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.

Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2017–2022, Dominggus Mandacan dan Mohamad Lakotani dapat kembali mencalonkan diri dalam Pilgub Papua Barat 2024. Pemilihan gubernur ini menjadi pemilihan gubernur yang pertama kalinya di Indonesia hanya diikuti oleh calon tunggal melawan kotak kosong.

Syarat ambang batas pencalonan

[sunting | sunting sumber]

Perolehan hasil pemilihan umum legislatif 2024 menunjukkan 10 partai politik mendapatkan kursi di DPR Papua Barat dengan jumlah 35 kursi untuk periode 2024–2029. Aturan awalnya partai politik atau gabungan partai politik dapat mengajukan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur jika memenuhi ambang batas 25% total suara sah atau 20% kursi di DPR Papua Barat, 7 kursi dari 35 kursi.

Pada 20 Agustus 2024, Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan keputusan MK No. 60/PUU-XXII/2024 dan keputusan MK No. 70/PUU-XXII/2024 yang mengabulkan sebagian gugatan yang diajukan Partai Buruh dan Partai Gelora terhadap UU Pilkada.[2] Putusan ini dituangkan pada PKPU Nomor 8 tahun 2024. Pada keputusan tersebut menyatakan partai atau gabungan partai politik peserta Pemilu bisa mengajukan calon kepala daerah meski tidak punya kursi DPRD dengan ambang batas yang diatur sesuai persyaratan. DPT di Provinsi Papua Barat adalah 385.465 pemilih,[3] sehingga menurut aturan tersebut, Provinsi dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap sampai dengan 2.000.000 (dua juta) jiwa, Partai Politik Peserta Pemilu atau Gabungan Partai Politik Peserta Pemilu harus memeroleh suara sah paling sedikit 10% (sepuluh persen) di provinsi tersebut untuk mengajukan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.[4][5] Berdasarkan aturan tersebut dan mengikut hasil Pemilu 2024, ada 3 partai politik yang dapat mengusung calon sendiri tanpa harus berkoalisi, yaitu Partai Golkar (19,16%), PDI Perjuangan (12,61%), dan Partai NasDem (11,53%).

Berikut perolehan suara sah partai politik peserta Pemilu 2024 dan perolehan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Papua Barat hasil Pemilu 2024.

Nomor urut Partai politik Perolehan suara Perolehan kursi KenaikanPenurunan (2019)
4   Golkar 61.647 19,16%
7 / 35
Penurunan 1
3   PDI-P 40.590 12,61%
7 / 35
Steady
5   NasDem 37.109 11,53%
5 / 35
Penurunan 2
1   PKB 29.812 9,26%
3 / 35
Kenaikan 1
2   Gerindra 27.877 8,66%
3 / 35
Steady
14   Demokrat 24.168 7,51%
3 / 35
Penurunan 3
12   PAN 18.175 5,65%
3 / 35
Steady
16   Perindo 15.960 4,96%
2 / 35
Steady
17   PPP 11.946 3,71%
1 / 35
Kenaikan 1
10   Hanura 11.635 3,62%
0 / 35
Penurunan 3
8   PKS 11.178 3,47%
1 / 35
Penurunan 1
7   Gelora 6.081 1,89%
0 / 35
15   PSI 6.066 1,88%
0 / 35
6   Buruh 5.377 1,67%
0 / 35
11   Garuda 4.916 1,53%
0 / 35
9   PKN 3.898 1,21%
0 / 35
13   PBB 3.122 0,97%
0 / 35
24   Ummat 2.267 0,70%
0 / 35
Jumlah 321.824 100,00% 35
Dominggus Mandacan Mohamad Lakotani
Calon Gubernur Calon Wakil Gubernur
Lahir: Manokwari, 16 Desember 1959
Alamat: Manokwari
Agama: Kristen Protestan
Partai: NasDem
Pendidikan Terakhir: S2 Universitas Cenderawasih
Lahir: Kaimana, 13 Maret 1971
Alamat: Manokwari
Agama: Islam
Partai: Gerindra
Pendidikan Terakhir: S2 Universitas Hasanuddin
Gubernur Papua Barat
(2017–2022)
Wakil Gubernur Papua Barat
(2017–2022)
Partai Pengusung
  Golkar   PDI-P   NasDem   PKB   Gerindra
  Demokrat   PAN   Perindo   PPP   Hanura
  PKS   Gelora   PSI   Buruh
  Garuda   PBB   Ummat
Suara sah pemilu legislatif 2024
317.926 / 321.824 (99%)
Kursi DPR Papua Barat
35 / 35 (100%)
Visi
"Papua Barat Aman, Sejahtera, Bermartabat, dan Mandiri."
Misi
  1. Meningkatkan kualitas pelayanan dasar di bidang pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial.
  2. Meningkatkan daya saing perekonomian dan investasi daerah yang inklusif.
  3. Membangun pertanian yang berdaulat, mandiri, dan berkelanjutan.
  4. Meningkatkan pembangunan infrastruktur wilayah yang berkualitas dan mudah diakses.
  5. Memperkuat kerukunan umat beragama dan kondusivitas daerah.
  6. Menciptakan tata kelola penyelenggaraan pemerintahan yang baik menuju good governance.
  7. Optimalisasi otonomi khusus untuk menyejahterakan Orang Asli Papua di Papua Barat.

Hasil rekapitulasi

[sunting | sunting sumber]
CalonPasanganPartaiSuara%
Dominggus MandacanMohamad LakotaniNasDem269.24592.88
Kotak Kosong20.6437.12
Jumlah289.888100.00
Suara sah289.88897.00
Suara tidak sah/kosong8.9703.00
Jumlah suara298.858100.00
Pemilih terdaftar/tingkat partisipasi382.46378.14
Sumber: KPU Provinsi Papua Barat

Suara berdasarkan kabupaten

[sunting | sunting sumber]
Kabupaten Suara sah Suara tidak sah Pengguna hak pilih Golput Pemilih terdaftar
Dominggus
Lakotani
Kotak kosong
Suara % Suara % Jumlah % Jumlah % Jumlah % Jumlah % DPT DPK Jumlah
Manokwari 92.592 93,48% 6.457 6,52% 99.049 97,72% 2.315 2,28% 101.364 74,72% 34.289 25,28% 133.412 2.241 135.653
Fakfak 39.641 89,86% 4.474 10,14% 44.115 95,16% 2.246 4,84% 46.361 77,17% 13.718 22,83% 59.416 663 60.079
Teluk Bintuni 35.293 90,11% 3.875 9,89% 39.168 94,95% 2.083 5,05% 41.251 72,91% 15.326 27,09% 54.902 1.675 56.577
Teluk Wondama 19.017 96,06% 779 3,94% 19.796 97,63% 480 2,37% 20.276 71,91% 7.920 28,09% 27.695 501 28.196
Kaimana 24.996 84,67% 4.525 15,33% 29.521 95,03% 1.543 4,97% 31.064 73,40% 11.257 26,60% 41.681 640 42.321
Manokwari Selatan 25.107 98,11% 483 1,89% 25.590 98,83% 303 1,17% 25.893 95,95% 1.092 4,05% 26.790 195 26.985
Pegunungan Arfak 32.599 99,85% 50 0,15% 32.649 100,00% 0 0,00% 32.649 99,99% 3 0,01% 32.652 0 32.652
Total 269.245 92,88% 20.643 7,12% 289.888 97,00% 8.970 3,00% 298.858 78,14% 83.605 21,86% 376.548 5.915 382.463
Sumber: Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Papua Barat Nomor 337 Tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat Tahun 2024

Penetapan pasangan calon terpilih

[sunting | sunting sumber]

Pasangan calon tunggal nomor urut 1, Dominggus Mandacan dan Mohamad Lakotani ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat terpilih oleh KPU Provinsi Papua Barat pada tanggal 9 Januari 2025 berdasarkan Keputusan KPU Provinsi Papua Barat No. 4 Tahun 2025.

Pelantikan pasangan calon terpilih

[sunting | sunting sumber]

Dominggus Mandacan dan Mohamad Lakotani resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat periode 2025–2030 di Istana Negara pada 20 Februari 2025 oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, bersamaan dengan 480 pasangan kepala daerah lainnya termasuk 7 kepala daerah kabupaten/kota di Provinsi Papua Barat.[6]

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ Catat! Pemilu 2024 Digelar 14 Februari, Pilkada 27 November. CNBCIndonesia.com. Diakses 1 Juni 2022
  2. ^ Fadhil, Haris. "5 Putusan MK: Parpol Tanpa Kursi Bisa Usung Calon hingga Syarat Usia". detiknews. Diakses tanggal 2024-09-17.
  3. ^ "KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI PAPUA BARAT NOMOR 263 TAHUN 2023 TENTANG PENETAPAN REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH TETAP (DPT) PROVINSI PAPUA BARAT DALAM PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024" (PDF). JDIH KPU Provinsi Papua Barat. 2023-06-27.
  4. ^ Putusan MK No. 60/PUU-XXII/2024
  5. ^ "PKPU Pilkada Merujuk Putusan MK Disetujui DPR, Ini Poin-poinnya". SINDOnews Nasional. Diakses tanggal 2024-09-17.
  6. ^ "Daftar Lengkap 481 Kepala Daerah yang Bakal Dilantik 20 Februari, Ini Nama-namanya". SINDOnews Nasional. Diakses tanggal 2025-03-09.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]